Asuhan Gizi Sesuai Proses Asuhan Gizi Terstandar

Monitoring dan Evaluasi Gizi

Monitoring dan Evaluasi (M/E) adalah langkah terakhir dalam siklus PAGT. Langkah ini melibatkan pengamatan, pengukuran, dan evaluasi data untuk menentukan apakah masalah gizi pasien telah teratasi atau mengalami perubahan, dan apakah tujuan intervensi telah tercapai. Tujuan Utama Monitoring dan Evaluasi:

  1. Mengukur Kemajuan: Menentukan apakah pasien menunjukkan kemajuan dan apakah intervensi yang dilakukan efektif.
  2. Menilai Hasil: Menilai tingkat pencapaian tujuan intervensi yang telah ditetapkan.
  3. Memodifikasi Asuhan: Mengidentifikasi perlunya perubahan atau modifikasi pada diagnosis gizi atau rencana intervensi.

M/E Gizi mencakup tiga sub-langkah kunci, yang fokusnya adalah pada Tanda dan Gejala (S) dari pernyataan Diagnosis Gizi (PES) awal:

Komponen M/E Deskripsi Tindakan Data yang Diukur
Monitoring Mengamati dan mengumpulkan data secara berkala (data baru). Melakukan wawancara ulang asupan, menimbang berat badan, memeriksa nilai lab.
Mengukur Hasil (Measure Outcomes) Membandingkan data baru hasil monitoring dengan data awal pasien (S) atau standar yang berlaku. Membandingkan asupan energi aktual (monitoring) dengan kebutuhan energi (standar) atau berat badan awal (S).
Evaluasi Menentukan apakah terjadi perubahan signifikan dan apakah diagnosis gizi telah teratasi. Membuat keputusan: Lanjutkan Intervensi, Ubah Intervensi, atau Lanjutkan ke Diagnosis Gizi Baru.

Hasil dari intervensi diukur berdasarkan empat kategori yang sesuai dengan domain Diagnosis Gizi:

Kategori Hasil yang Diukur Fokus Pengukuran Contoh Data Hasil yang Diukur
Hasil Terkait Perilaku dan Lingkungan (NB) Perubahan pengetahuan, sikap, perilaku, atau akses terhadap makanan. Peningkatan skor pengetahuan gizi; Kepatuhan pasien terhadap diet; Perubahan self-efficacy.
Hasil Terkait Asupan Makanan dan Zat Gizi (NI) Perubahan asupan energi, protein, cairan, dan zat gizi makro/mikro. Asupan energi mencapai 95% dari kebutuhan; Penurunan asupan natrium.
Hasil Terkait Klinis dan Fungsional (NC) Perubahan status fisik, biokimia, dan fungsional yang terkait dengan gizi. Penurunan IMT; Perbaikan kadar gula darah (HbA1c); Peningkatan kemampuan menelan.
Hasil Terkait Pelayanan Kesehatan (RC) Efisiensi dan efektivitas proses pelayanan gizi. Penurunan lama rawat inap; Penurunan biaya pengobatan; Peningkatan kepuasan pasien.