Asuhan Gizi Pada HIV/AIDS

Praktikum

Bahan dan Alat Praktikum

a. Bahan

Kasus penyakit dari nomor 1–6

b. Alat

Daftar alat dibagi menjadi dua kelompok: Alat Masak dan Alat Hidang.

Alat Masak Alat Hidang
Dandang Rimmed flat plate (d = 23 cm)
Panci Saucer kotak (d = 14 cm)
Wajan + Spatula + Peniris Minyak Saucer bulat (d = 14 cm)
Pengaduk Sayur Gelas panjang
Teflon + Spatula Rimmed oval plate (d = 22.5 cm)
Gelas ukur Mangkuk sup
Timbangan Mangkuk biasa
Pisau Sendok makan
Talenan Sendok teh
Baskom Gelas belimbing
Mangkok plastik Garpu
Entong kayu Plato stainless steel
Cobek + ulek Plato melamin (anak)
Piring plastik Botol minum anak

Prosedur Praktikum

  1. Setelah diberikan studi kasus untuk dikerjakan sesuai dengan rencana terapi diet.
  2. Mendiskusikan dan mengerjakan rencana Asuhan Gizi sesuai dengan kasus yang diperoleh dari dosen teori. Mahasiswa akan dibagi ke dalam kelompok masing-masing.
  3. Setiap mahasiswa dalam masing-masing kelompok mengumpulkan kasus yang telah dikerjakan (sesuai dengan konsep asuhan gizi) kepada pembimbing praktikum atau dosen pemberi materi.
  4. Seluruh kegiatan praktikum dilakukan di laboratorium penyelenggaraan makanan.
  5. Setiap kelompok melakukan hal-hal berikut:
    • Membuat menu yang akan dimasak.
    • Menyusun rekap daftar belanja.
    • Menyusun daftar peminjaman alat dan meminjam alat di laboratorium.
  6. Mahasiswa berbelanja bahan makanan yang telah direkap.
  7. Mendistribusikan bahan makanan yang telah dibelanjakan ke masing-masing kelompok.
  8. Melaksanakan kegiatan praktikum sesuai dengan perencanaan.
  9. Menghidangkan menu yang telah diolah.
  10. Petugas kebersihan membersihkan seluruh ruangan praktikum setelah kegiatan selesai.
  11. Evaluasi kegiatan praktikum dilakukan pada masing-masing kelompok.
  12. Mahasiswa diperbolehkan makan hasil masakannya sebagai pengalaman untuk merasakan seandainya mereka sebagai pasien.
  13. Membuat laporan praktikum sampai dengan bagian evaluasi.

Praktikum Asuhan Gizi Pada HIV/AIDS

Kasus 1 (Kelompok 1 dan 2)

Identitas Pasien

Nama Pasien An. F
No. Register 12.04.73.98
Ruangan BONA I Kelas III
Umur 6 tahun
Jenis Kelamin Perempuan
Pendidikan TK A
Diagnosa Medis B20 + Gizi Buruk

Data Subyektif

1) Riwayat Penyakit
  • Riwayat penyakit sekarang: Panas badan hari ke-7 dan muntah (+) 1 hari yang lalu. Batuk (-), pilek (-), nafsu makan menurun sejak 2 bulan karena ada sariawan yang tidak sembuh-sembuh.
  • Riwayat penyakit keluarga: Ayah dinyatakan (+) HIV, penyakit yang sama juga diderita oleh pasien.
2) Riwayat Gizi
Bahan Makanan Frekuensi Tidak Pernah Keterangan
≥ 1x/hari 1–3x/minggu < 1x/minggu
Karbohidrat
- Nasi
Lauk Hewani
- Telur
- Ikan
Lauk Nabati
- Tempe
- Tahu
Sayuran
- Kacang Panjang
- Bayam
- Wortel
- Kangkung
Buah
- Pepaya
- Pisang
Minuman
- Teh
- Air Putih
Lain-lain
- Roti
- Biscuit
3) Keadaan Sosial Ekonomi

Ayah pasien bekerja sebagai buruh kasar sedangkan ibu pasien bekerja sebagai ibu rumah tangga. Honor yang di dapat ayah hanya cukup buat makan sehari-hari dan seadannya.

4) Kebiasaan Hidup

Pasien senang jajan makanan ringan seperti ciki. Olahraga seminggu sekali saat disekolah saja. Obat-obatan yang biasa diminum: paracetamol.

5) Skrining Gizi
No Indikator Hasil Keterangan
1 Perubahan berat badan + Turun
2 Nafsu makan + Turun
3 Mual dan muntah -
4 Diare / konstipasi -
5 Anoreksia -
6 Perubahan aktivitas -
7 Gangguan menelan -
8 Gangguan mengunyah -

Data Obyektif

1) Hasil Pemeriksaan Antropometri
Tinggi Badan 105 cm
Berat Badan 11 kg
2) Hasil Pemeriksaan Laboratorium
Jenis Pemeriksaan Hasil Pemeriksaan Batas Normal
Hb 3,1 gr/dl 11,0 - 18,0 gr/dl
Glukosa 101 mg/dl 40 - 121 mg/dl
Albumin 2,5 gr/dl 3,4 - 5,0 gr/dl
Bilirubin 0,20 mg/dl 0,00 - 0,20 mg/dl
BUN 10,5 mg/dl 10 - 20 mg/dl
Creatinin 0,13 mg/dl 0,50 - 1,20 mg/dl
SGOT 22 U/L 0 - 38 U/L
SGPT 23 U/L 0 - 41 U/L
WBC 5,6 K/µL 4,5 - 10,5 K/µL
3) Hasil Pemeriksaan Penunjang

CD4: 400 sel/mm3

Hasil Recall

Energi 1.487,48 kkal
Protein 36,06 gr
Lemak 25,38 gr
Karbohidrat 253,15 gr

Kasus 2 (Kelompok 3 dan 4)

Tn. X seorang pegawai swasta, umur 35 tahun bertato, BB = 58 kg, TB = 167 cm. Masuk rumah sakit dengan keluhan batuk dan sariawan dimulut yang tidak sembuh-sembuh, nafsu makan menurun, berat badan terasa lemah, sering diare. Perilaku pasien bergonta-ganti pasangan, suka mengkonsumsi obat terlarang.

Diagnosa medis: suspect HIV

Pemeriksaan Laboratorium

Hb 11 gr/dl
CD4 200 sel/ul
Albumin 2,3 gr/dl
Lymposit 6,5 %

Pemeriksaan Klinis

Suhu 36°C
Nadi 80x/menit
Tensi 110/80 mmHg
RR 22x/menit

Riwayat Gizi

  • Pola makan 3x/hari, suka ikan, sayur bening bayam, dan tempe yang dimasak dengan cara digoreng.
  • Jarang mengonsumsi buah (sekali seminggu pisang dan buah naga).
  • Hasil recall 24 jam
    Energi 1600 kkal
    Protein 45 gram
    Lemak 30 gram
    Karbohidrat 150 gram

Kasus 3 (Kelompok 5 dan 6)

Nama An. N
Umur 9 tahun 11 bulan
Jenis Kelamin Perempuan

Pasien datang dengan keluhan utama sesak nafas sejak 1 minggu SMRS yang diawali dengan suhu tubuh panas dan sariawan yang hilang timbul selain itu pasien juga sulit untuk bertambah berat badan sejak 5 tahun, SMRS dan batuk yang tidak kunjung sembuh. Riwayat penyakit dari ayah pasien TB, Orang tua sernua sudah meninggal.

Diagnosa Medis: Human Imunodeficiency Virus Stadium IV + Malnutrisi Berat.

Dari mulai masih kecil an. N. memang susah makan. Sejak 5 tahun yang lalu pasien dikeluh sulit untuk naik berat badannya. Nafsu makannya mulai menurun dan pada saat dilakukan assessment makan pasien <50% yaitu hanya mampu makan 3-5 sdm Pasien tidak suka ngemil kecuali makanan yang kering dan sudah tersaji dihadapannya, Selain itu an. N. juga tidak suka susu dan tidak suka sayur karena tidak dibiasakan konsumsi sayur. Budhe yang mengasuhnya berwirausaha membuka warung dengan lauk pauk kering tanpa sayur.

Test laboratorium dengan hasil reaktif (positif) HIV.

Antropometri

BB awal masuk 11,5 kg
TB 105 cm

Keadaan Umum Compos Mentis (sadar penuh), namun pasien tampak pucat, lemah dan terdapat kembung, batuk, sesak nafas, sariawan seluruh mulut juga susah BAB. Selain itu pasien Tampak kurus, tangan dan kaki terlihat kecil, kehilangan massa otot (hipotropi), dan lemak sub kutan berkurang.

Hasil Pemeriksaan Tanda - Tanda Vital

Pemeriksaan Hasil Rujukan Keterangan
Tekanan darah 90/60 mmHg 125/82 mmHg Rendah
Nadi 100x/m 65x - 105x/menit Normal
Respirasi 26x/m <40x/menit Normal
Suhu 38°C 36–37,5°C Febris

Hasil Pemeriksaan Laboratorium

Pemeriksaan Hasil Rujukan Keterangan
Hb 12,09 g/dl 12–14 g/dl Normal
Ht 37% 35–45% Normal
Trombosit 369.000/m 150.000–450.000/m Normal
Lekosit 3.900 4.000–11.000/L Rendah

Hasil Recall 24 Jam

Energi 10%
Lemak 4,11%
Protein 4,11%
Karbohidrat 3,54%

Kasus 4 (Kelompok 7 dan 8)

Nama Tn. EF
Jenis Kelamin Laki-laki
Umur 34 tahun
Diagnosa medis TB paru + HIV/ AIDS

Pasien mengeluh lemas dan sesak nafas. Pasien lemah disertai menggigil dan keringat dingin sejak 2 bulan yang lalu, batuk sejak 8 bulan yang lalu memberat sejak 2 bulan. Dahak berwarna kuning kehijauan. Pasien mengeluh berat badan turun 20 kg dalam 8 bulan terakhir.

Antropometri

BB 52 kg
TB 170 cm
LILA 24 cm

Laboratorium

Hb 9,1 g/dl
Eritrosit 3,86 ×10⁶/μL
Leukosit 13,95 ×10³/μL
Hematokrit 28,3%
Trombosit 392 ×10³/μL
Albumin 2,7 g/dl
Anti HIV Metode III : Reaktif

Fisik/Klinis

Kondisi Umum (KU) Lemah
Kesadaran (Kes) CM
Tensi 120/80 mmHg
Nadi 110x/menit
RR 22x/menit
Suhu 37°C

Riwayat Gizi

  • Nafsu makan pasien turun.
  • Pasien makan 3 kali sehari.
  • Pasien menyukai makanan yang digoreng dan pedas.
  • Tiap kali makan selalu ada lauk hewani seperti daging dan ayam (1 potong).
  • Pasien tidak menyukai sayur terong.
  • Pasien memiliki kebiasaan minum minuman bersoda setiap hari (1 botol).
  • Pasien memiliki kebiasaan minum es teh 3–5x/minggu.

Hasil Recall 24 Jam:

Energi (E) 31,08%
Protein (P) 19,32%
Lemak (L) 17,75%
Karbohidrat (KH) 27,14%

Social-Ekonomi

  • Pekerjaan: Sebagai konstruksi bangunan (besi)
  • Pekerjaan Istri: Ibu rumah tangga
  • Agama: Islam
  • Memiliki 1 istri dan 1 anak berusia 2 tahun.
  • Pasien memiliki kebiasaan merokok (6 batang/hari), tetapi sudah berhenti selama 10 tahun terakhir.
  • Pasien baru mengetahui dan mendapatkan edukasi gizi di rumah sakit.

Kasus 5 (Kelompok 9 dan 10)

Identitas Pasien

Nama An. Dn
No. Register 12.03.55.23
Ruangan BONA I
Umur 1 tahun 6 bulan
Jenis Kelamin Laki-laki
Pekerjaan Orang Tua Pegawai swasta
Diagnosa MRS Human Immunodeficiency Virus (HIV) dengan Status Gizi Buruk

Data Subyektif

1) Riwayat Penyakit
  • Riwayat Penyakit Sekarang: Pasien tidak mau makan dan sering muntah, batuk pilek sejak 2 hari yang lalu, panas (-), diare (-), pasien tampak lemah dan tidak suka bermain.
  • Riwayat Penyakit Dahulu: Pasien merupakan rujukan dari Rumah Sakit Tambak Rejo dengan hasil pemeriksaan HIV (+).
  • Riwayat Penyakit Keluarga: Ayah HIV (+) sejak 2 tahun yang lalu, ibu juga HIV (+).
2) Riwayat Gizi
Bahan Makanan Frekuensi
≥ 1x/hari 1–3x/minggu < 1x/minggu Tidak Pernah
1. Karbohidrat
- Nasi
- Bubur
- Roti
2. Lauk Hewani
- Ayam
- Bakso
3. Lauk Nabati
- Tahu
4. Sayuran
- Wortel
- Buncis
- Kol
- Kangkung
5. Buah
- Semua Buah
6. Minuman
- Susu SGM
7. Lain-lain

Alergi/Pantangan terhadap makanan: Tidak ada

3) Keadaan Sosial Ekonomi

Ibu pasien seorang karyawan swasta di Pabrik Gudang Cat.

4) Skrining Gizi
No Indikator Hasil Keterangan
1 Perubahan berat badan +
2 Nafsu makan berkurang +
3 Kesulitan mengunyah / menelan -
4 Mual / muntah -
5 Diare / konstipasi -
6 Anoreksia +
7 Perubahan aktivitas -
8 Gangguan menelan -
9 Gangguan mengunyah -

Data Obyektif

1) Hasil Pemeriksaan Antropometri
Panjang Badan 86 cm
Berat Badan 7 kg
2) Hasil Pemeriksaan Fisik/Klinis
Kondisi Umum (KU) Lemah
Suhu 35,5°C
Respiration Rate (RR) 24x/menit
Nadi 100x/menit
3) Hasil Pemeriksaan Laboratorium
Jenis Pemeriksaan Hasil Pemeriksaan Batas Normal
Glukosa Acak 79 mg/dl < 120 g/dl
Albumin 3,3 g/dl 3,8-4,4 mg/dl
4) Hasil Pemeriksaan Penunjang
Tanggal Pemeriksaan Jenis Pemeriksaan Kesimpulan
21 Maret 2011 Foto Thorax Cor dan Pulmo tak tampak kelainan
5) Analisa Zat Gizi
Pengamatan Energi (kkal) Protein (gr) Lemak (gr) Karbohidrat (gr)
Anamnese 806,25 24,05 36,74 95,49

Kasus 6 (Kelompok 11 dan 12)

Identitas Pasien
Nama Tn. Xy
No. Register 12.03.55.23
Ruangan BONA I
Umur 18 tahun
Jenis Kelamin Laki-laki
Alamat Pakal Sidorejo, Jawa Timur
Agama Islam
Diagnosa Medis Human Immunodeficiency Virus dengan Status Gizi Buruk

Data Subyektif

1) Riwayat Penyakit
  • Riwayat Penyakit Sekarang: Pasien tidak mau makan dan sering muntah, batuk pilek sejak 2 hari yang lalu, panas (-), diare (-). Pasien tampak lemah dan tidak suka bermain.
  • Riwayat Penyakit Dahulu: Pasien merupakan rujukan dari Rumah Sakit Tambak Rejo dengan hasil pemeriksaan HIV (+).
  • Riwayat Penyakit Keluarga: Ayah HIV (+) sejak 2 tahun yang lalu, ibu juga HIV (+).
2) Riwayat Gizi
Bahan Makanan Frekuensi
≥ 1x/hari 1–3x/minggu < 1x/minggu Tidak Pernah
1. Karbohidrat
- Nasi
- Bubur
- Roti
2. Lauk Hewani
- Ayam
- Bakso
3. Lauk Nabati
- Tahu
4. Sayuran
- Wortel
- Buncis
- Kol
- Kangkung
5. Buah
6. Lain-lain

Alergi/Pantangan terhadap makanan: Tidak ada

3) Keadaan Sosial Ekonomi

Pasien seorang karyawan swasta di Pabrik Gudang Cat

4) Kebiasaan Hidup
  • Merokok: Tidak
  • Olahraga: Tidak
  • Minum alkohol: Tidak
  • Obat-obatan yang sering diminum: Tidak
5) Skrining Gizi
No Skrining Keterangan
1 Perubahan berat badan +
2 Nafsu makan berkurang +
3 Kesulitan mengunyah/menelan -
4 Mual muntah -
5 Diare/konstipasi -
6 Anorexia +
7 Perubahan aktivitas -
8 Gangguan menelan -
9 Gangguan mengunyah -

Data Obyektif

1) Hasil Pemeriksaan Antropometri
Tinggi Badan 168 cm
Berat Badan 45 kg
2) Hasil Pemeriksaan Fisik/Klinis
Suhu 36-37°C
Respiration Rate (RR) 24x/menit
Nadi 88x/menit
3) Hasil Pemeriksaan Laboratorium
No Jenis Pemeriksaan Hasil Nilai Normal
1 Glukosa Acak 79 mg/dl < 120 g/dl
2 Albumin 3,3 g/dl 3,8–4,4 mg/dl
3 SGOT 51 u/l < 38 u/l
4 SGPT 49 u/l < 41 u/l
5 Kolesterol Total 82 mg/dl 100–220 mg/dl
4) Hasil Pemeriksaan Penunjang
Jenis Pemeriksaan Kesimpulan
Foto Thorax Cor dan Pulmo tak tampak kelainan
5) Analisa Zat Gizi
Pengamatan Energi (kkal) Protein (gr) Lemak (gr) Karbohidrat (gr)
Anamnese 1099,85 45,24 42,20 128,96

Kriteria Penilaian

A. Kasus

Kasus merupakan tugas yang harus dikerjakan oleh masing-masing kelompok dan nantinya akan dipilih salah satu untuk dipraktekkan. Kriteria penilaian kasus harian adalah sebagai berikut:

No Pokok Bahasan Bobot Nilai
1 Data Dasar 10
2 Identifikasi Masalah 15
3 Diagnosa Gizi 25
4 Intervensi 20
5 Monitoring dan Evaluasi 15
6 Menu 15
Total 100

B. Evaluasi Kasus Kelompok

Kasus Kelompok adalah kasus yang harus dikerjakan oleh masing untuk dipraktekkan di laboratorium dietetika. Dalam kasus ini disertai dengan proposal kasus > presentasi kasus oleh kelompok > laporan akhir (setelah praktikum). Kriteria penilaian kasus kelompok adalah sebagai berikut:

No Pokok Bahasan Bobot Nilai
1 Asesmen (termasuk Identifikasi Masalah) 20
2 Diagnosa Gizi 30
3 Intervensi (termasuk Usulan Menu) 30
4 Monitoring dan Evaluasi 20
Total 100