Asuhan Gizi Pada Saluran Pernapasan
Asuhan Gizi pada Penyakit TBC

Ruang Lingkup Penyakit TBC

Mengapa penyakit TB menjadi masalah kesehatan masayarakat?

Penyakit Tuberculosis (TB) merupakan penyakit infeksi paru yang disebabkan oleh infeksi Mikobakterium tuberculosis. Kuman ini bertebaran di udara dan mudah sekali penularannya, seperti kuman flu ataupun influenza, kadang kala pendertia tidak tahu jika terjangkit penyakit ini. Dahulu penyakit ini sering diidentikkan dengan kemiskinan, pemukiman kumuh, kurangnya ventilasi dan lain-lain. Namun sekarang penyakit ini menyerang dewasa dan anak dengan status gizi baik. Dikatakan menjadi masalah kesehatan masyarakat karena jumlah penderita mencapai 289 pada setiap 100.000 penduduk dan menyebabkan Indonesia menjadi peringkat ke-5 negara dengan penyakit TB terbesar di dunia.

Patofisiologi penyakit TB

Penyakit Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular langsung yang disebabkan mikrobakteri, yaitu yang utama adalah microbakterium tuberculosis.Sebagian besar kuman TB menyerang paru-paru tetapi dapat juga mengenai organ tubuh lainnya seperti kelenjar getah bening, tulang belakang, saluran kemih dan Penyebarannya melalui udara waktu inkubasinya yang diperlukan sejak masuknya bakteri hingga terbentuknya komplek primer berlangsung dalam waktu 4-8 minggu. Dalam waktu inkubasi tersebut kuman tumbuh cepat dan merangsang respon imun seluler. Tubuh melalui system imunitasnya mencoba untuk mematikan bakteri ini, jika kalah maka bakteri akan hidup di dalam tubuh. Sebagian besar orang yang terpapar bakteri TB tidak menimbulkan sakit pada saat hidupnya kecuali jika orang tersebut misalnya menderita gizi kurang, HIV, dan diabetes militus. Bakteri ini di dalam tubuh akan memproduksi sitokin, meningkatkan kadar gamma interferon, Interlukin -10 dan interlukin -6 yang diikuti dengan peningkatan kadar kortisol, prolaktin, dan hormone thyroid dan menurunkan kadar testosterone dan dehidropiandrosteron (Bottasco et.al. 2009). Efek dari ini kebutuhan energi tubuh meningkat.

Bagaimana gejala Penyakit TB?

Ada dua gejala yang nampak pada seseorang yang terpapar kuman TB yaitu akut dan kronik. Gejala akut yang dirasakan adalah demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, dan biasanya demam ini dirasakan malam hari disertai keringat malam; malas makan; perasaan tidak enak dan lemah, batuk batuk selama lebih dari 3 minggu. Gejala kronik hampir sama dengan gejala akut hanya panas tidak terlalu tinggi tapi timbul tenggelam, dan BMR tidak terlalu tinggi.

Penegakan diagnosa

Diagnosis TB paru pada orang dewasa adalah dengan pemeriksaan sputum atau dahak secara mikroskopis. Hasil pemeriksaan dinyatakan positif apabila sedikitnya 2 dari 3 spesimen SPS BTA hasilnya positif. Apabila hanya 1 spesimen yang positif maka perlu dilanjutkan dengan rontgen dada. Sedangkan diagnosa pada anak dengan uji tuberculin. Namun biasanya yang dilakukan adalah diawali dengan anamnesa riwayat kesehatan pasien dan keluarga. Setelah dicurigai maka baru dilakukan pemeriksaan fisik misalnya bunyi nafas dll, pemeriksaan laboratorium seperti pemeriksaan dahak atau cairan otak; patologi anatomi, rontgen dada dan uji tuberculin.

Hubungan Gizi dan penyakit TB

Gejala pada penyakit TB diantaranya adalah demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama dan nafsu makan rendah. Hal ini yang mempercepat terjadinya status gizi kurang karena asupan tidak adekuat. Efeknya daya imunitas rendah dan makin mudah sakit dan keadaan gizi makin memburuk jika tidak diatasi segera.