Asuhan Gizi Pada Kasus Kurang Energi Protein dan Defisiensi Gizi Lainnya

Tanda Dan Gejala Kurang Energi dan Protein

Pada anak-anak yang menderita Penyakit Kurang Energi Protein selain dapat diketahui dari hasil pengukuran antropometri, dapat dilihat dari data klinis yang menyertai dan dapat diklasifikasi menjadi:

1. Gizi Buruk dengan Edema (Kwashiorkhor)

Pada anak dengan kualifikasi ini menunjukkan tanda-tanda sebagai berikut:

  1. Perubahan status mental seperti apatis, rewel.
  2. Rambut tipis, seperti rambut jagung, mudah dicabut tanpa sakit atau rontok.
  3. Wajah membulat dan sembab.
  4. Pandangan mata sayu.
  5. Ada pembesaran hati.
  6. Minimal ada edema di kedua punggung kaki, bersifat pitting edema yaitu bila dipencet permukaan punggung kaki tidak kembali/tidak elastis.
  7. Otot mengecil (hipotrofi).
  8. Kelainan kulit berupa bercak merah muda yang meluas dan berubah warna menjadi coklat kehitaman dan terkelupas (crazy pavement dermatosis).
  9. Sering terkena penyakit infeksi (umumnya akut) seperti diare, pneumonia.

Catatan: Derajat edema *)

  • + Edema di kedua punggung kaki
  • ++ Edema di tungkai dan lengan bawah
  • +++ Edema di seluruh tubuh (wajah dan perut)

*) digunakan untuk menentukan jumlah cairan yang diberikan

Anak Gizi Buruk dengan Edema (Kwashiorkor)
Anak Gizi Buruk dengan Edema (Kwashiorkor)
Sumber: Direktorat Gizi. Kemenkes. (2014) Pelatihan bagi Pelatih Tata Laksana Gizi Buruk bagi Tenaga Kesehatan.

2. Gizi Buruk tanpa Edema (Marasmus)

Pada anak gizi buruk tanpa edema, tanda-tanda yang dapat dilihat adalah:

  1. Tampak sangat kurus, hingga seperti tulang terbungkus kulit
  2. Wajah seperti orang tua
  3. Rewel dan cengeng
  4. Kulit keriput, jaringan subkutis sangat sedikit sampai tidak ada (seperti memakai celana longgar ‘Baggy pants’
  5. Perut umumnya cekung, tulang rusuk menonjol (iga seperti gambang atau ‘ piano sign’)
  6. Sering disertai penyekit infeksi, umumnya bersifat kronis dan berulang (misal: diare persisten).
Anak Gizi Buruk Tanpa Edema (Marsmus)
Anak Gizi Buruk Tanpa Edema (Marsmus)
Sumber: Direktorat Gizi. Kemenkes. (2014) Pelatihan bagi Pelatih Tata Laksana Gizi Buruk bagi Tenaga Kesehatan.

3. Marasik-Kwashiorkhor.

Anak yang mengalami gizi buruk dengan kualifikasi ini, menunjukkan tanda-tanda kombinasi dari tanda marasmus dan kwashiorkor, dapat dilihat pada gambar berikut

Anak Gizi Buruk Marasmik-Kwashiorkhor
Anak Gizi Buruk Marasmik-Kwashiorkhor
Sumber: Direktorat Gizi. Kemenkes. (2014) Pelatihan bagi Pelatih Tata Laksana Gizi Buruk bagi Tenaga Kesehatan.