Penyebab Penyakit Kurang Energi Dan Protein
Faktor penyebab terjadinya Penyakit Kurang Energi dan Protein disatu sisi disebabkan adanya penyakit infeksi yang diderita seseorang seperti infeksi saluran pencernaan misalnya diare akibat bakteri kolera, tiphus abdominalis atau infeksi saluran pernafasan (Misalnya TBC Paru) yang makin parah bila berlangsung lama. Seseorang yang menderita penyakit infeksi, tubuhnya membutuhkan energi dan zat gizi yang tinggi untuk mengatasi penyakitnya seperti akibat katabolisme (suhu tubuh tinggi) dan untuk proses penyembuhan dari penyakit tersebut. Akan tetapi pada penderita infeksi akan mengalami penurunan asupan makan yang disebabkan pasien mengeluh tidak nafsu makan, sehingga kondisi ini menyebabkan pasien mengalami penurunan berat badan baik tingkat ringan atau berat yang dikenal dengan Kurang Energi Protein.
Disisi lain apabila seseorang tidak mendapatkan asupan makan yang mengandung energi dan zat gizi yang cukup sesuai kebutuhannya maka daya tahan tubuhnya menurun sehingga rentan terjadi penyakit Kurang Energi Protein. Kondisi ini umumnya banyak terjadi pada kelompok masyarakat dengan status sosial ekonominya rendah, sehingga terbatas mendapat akses makanan yang berkualitas. Kondisi ini makin parah bila terjadi pada anak yang sedang mengalami proses tumbuh kembang sehingga akan berdampak pada kualitas hidupnya dimasa yang akan datang.
Pada gambar dibawah ini dapat dilihat keterkaitan faktor yang dijelaskan diatas dan bahkan kemungkinan faktor penyebab tersebut akan menyebabkan fatal atau kematian pada seseorang yang menderita Penyakit Kurang Energi dan Protein.
Sumber: TOT Pelatihan Tata Laksana Anak Gizi Buruk